Patut Di Contoh, Pemkab Trenggalek Kirim 10.000 Masker untuk Pekerja Migran di Hongkong


Kabupaten Trenggalek Salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang menjadi pengirim tenaga kerja Indonesia (TKI) terbanyak ke luar negeri dengan negara tujuan diantaranya Hong kong, Taiwan, Singapura dan Malaysia.

Diantara mereka ada yang mendaftarkan diri melalui PJTKI RESMI di Daerah Tulungagung, di proses dengan baik sesuai prosedur lancar, aman sampai terbang.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek sangat memperhatikan Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri. Dan baru-baru ini perhatian itu di wujudkan dengan pengriman masker ke Hong kong.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengirim 10.000 masker ke Hong Kong, Selasa (11/2/2020).

Masker dikirim untuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di negara tersebut.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, pengiriman masker ini karena banyak permintaan dan kebutuhan dari para PMI asal Trenggalek yang bekerja di sana.


Pengiriman itu juga agar para PMI dan WNI bisa terhindar semaksimal mungkin dari virus corona.

Apalagi sejak beberapa waktu terakhir, mereka melaporkan kelangkaan masker setelah banyaknya infeksi akibat virus tersebut.

Kalaupun ada, harga masker di sana terbilang mahal setelah virus corona menyerang.
Akibatnya PMI dan WNI, termasuk yang berasal dari Trenggalek, kesulitan mendapat pelindung mulut dan hidung itu.

Sebanyak 10.000 masker itu dikirim lewat Kantor Pos Indonesia ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong.

"PMI di Hong Kong nanti bisa ambil di konsulat. Sudah kami koordinasikan," ujar pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Masker yang dikirim merupakan persediaan di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek.

Dinas tersebut punya stok sebanyak 16.000 masker.


Lebih dari separo dikirim untuk para PMI dan WNI yang kini berada di Hong Kong.

Plt Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Trenggalek Saeroni menambahkan, negara tujuan pengiriman masker untuk saat ini baru Hong Kong.

Ke depannya, pengiriman masker ke negara lain akan menyesuaikan situasi dan kondisi.


Sampai saat ini, Hong Kong masih menjadi negara tujuan favorit para PMI asal Trenggalek.

Negara lain yang juga banyak dituju adalah Taiwan.

Hingga saat ini, Saeroni memastikan belum ada laporan PMI atau WNI asal Trenggalek yang terinfeksi virus corona.

"Sampai saat ini belum ada," pungkasnya.



Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pemkab Trenggalek Kirim 10.000 Masker untuk Pekerja Migran di Hongkong, https://surabaya.tribunnews.com/2020/02/11/pemkab-trenggalek-kirim-10000-masker-untuk-pekerja-migran-di-hongkong?page=2.
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Titis Jati Permata

Subscribe to receive free email updates: