Tentang Kerja Ke Australia, Peluang TKI Kerja Ke Australia

Tentang, Kerja, Ke Australia

Lebih rinci tentang peluang TKI di Australia
Dikutip dari blog pjtkidantki.wordpress.com

Saya banyak sekali menerima serbuan pertanyaan dari pembaca blog ini yang berkeinginan untuk mendapatkan peluang kerja di negara-negara Barat. Karena posting saya mengenai hal ini sebelumnya tidak memuaskan bagi sebagian pembaca, sekarang mari kita bahas satu persatu lowongan kerja negara-negara Barat yang banyak diincar calon TKI.



Seiring dengan bertambahnya info yang saya dapat, postingan ini saya revisi dari waktu ke waktu.

Tentang Kerja Ke Australia

Sumber paling terpercaya untuk masuk ke suatu negara, terntu saja imigrasi negara masing-masing. Karena untuk menginjakkan negeri asing dengan nyaman visa adalah syarat mutlak. Dan di seluruh dunia, hanya imigrasi yang berwenang memberi visa.

Demikian juga Australia. Sekali lagi bila anda adalah calon TKI modal kemauan dan tekat, kecil kemungkinan anda untuk mendapatkan visa kerja ke Australia. Sekali lagi saya bicara soal visa kerja. Bukan visa untuk menyambung sekolah atau turis atau malah menetap (permanent residence).

Cara paling cepat untuk memastikan apakah anda bisa bekerja di Australia adalah masuk ke situs imigrasi mereka www.immi.gov.au dan klik Visa Wizard lalu mengisi pertanyaan yang mereka ajukan.

Bagaimana dengan pekerja musiman untuk perkebunan? Australia bahkan punya program tersendiri untuk pekerja kategori ini yang mereka sebut Seasonal Worker Program, namun sayangnya hanya untuk negara-negara tertentu. Negara-negara tersebut adalah Timor Timur, Kiribati, Nauru, Papua New Guinea, Samoa, Solomon Islands, Tonga, Tuvalu and Vanuatu.

Tak ada Indonesia. Bahkan Filipina dan Vietnam pun tak masuk.

Peluang legal satu-satunya bagi calon TKI untuk mendapatkan visa kerja ke Australia adalah bila sang calon TKI mempunyai skil yang disyaratkan. Dan untuk itu anda perlu sponsor dari perusahaan Australia (employer). Untuk anda yang merasa punya cukup skill silakan kunjungi http://www.immi.gov.au/asri/

Penempatan terakhir yang ditangani PJTKI/PPTKIS adalah perawat. PJTKI yang menempatkan mereka adalah PT. Binawan, yang juga memiliki STIKES. Namun mereka tidak langsung bekerja di sana melainkan belajar dulu selama 1 semester.

Hasilnya?

Lumayan bagus. Yang jadi masalah, setelah mendapat kerja para perawat tersebut malah tidak membayar cicilan hutang mereka pada pihak PJTKI/PPTKIS. Sementara PJTKI/PPTKIS tidak bisa memotong langsung gaji mereka karena itu memang tidak dibolehkan dalam UU Australia (Selain Australia, Kuwait & Qatar juga memberlakukan hal serupa).

Karena pembayaran yang macet program ini dihentikan.  Sejak tahun 2009 saya sudah mendengar masalah ini dari para perawat yang hendak mendaftar ke Binawan. Namun pada sebuah perbincangan dengan salah satu petinggi BNP2TKI kuartal terakhir 2012, semua menjadi jelas. Ternyata pihak imigrasi Australia, khusus perawat Indonesia yang memasukkan aplikasi visa untuk bekerja di sana, memberlakukan 1 persyaratan tambahan: good attitude. Apa batasan good attitude itu? Petinggi BNP2TKI hanya menggelengkan kepala.

Beliau lalu menambahkan bahwa pihak imigrasi Australia juga menegaskan bahwa semua penempatan pekerja Indonesia lewat agen di Australia adalah ilegal.

Keterangan ini hanya memperkuat fakta yang sudah saya ketahui bahwa selama 4-5 tahun belakangan penempatan TKI ke Australia adalah perekrutan tanpa lewat PJTKI/PPTKIS ataupun agen di Australia. Dan perekrutan langsung itu hanya memungkinkan bagi pekerja skil tinggi/profesional.

Adakah cara lainnya untuk bekerja ke Australia?

Ya, selalu ada jalan lain ke Sidney. Tapi tidak memakai visa kerja. Bisa dengan visa working holiday atau turis. Dan karena itu saya tidak akan membahas hal-hal tersebut di sini. Tidak relevan.

Dan disini saya tegaskan PJTKI/PPTKIS  Kami tidak memproses dan tidak memberangkatkat TKI ke Australia.

PJTKI/PPTKIS  Kami memberangkatkan ke :
  • Sektor Formal Pabrik dan Perawat Ke Taiwan.
  • Sektor Informal PRT Pembantu Rumah Tangga / Beby Sitter Ke Taiwan, Hong Kong, Singapura dan Malaysia.
  • Sektor Konstruksi, peternakan dan perkebunan ke Malaysia.


Subscribe to receive free email updates: